Pada 1997 menjadi awal perjalanan Serena di Indonesia. Saat itu, desainnya seperti kapsul dan sangat ikonik. Mungkin pada masanya, bentuk itu revolusioner, terbukti pada toyota Previa yang juga menggunakan desain serupa. Sejak 2004, semuanya mulai berubah. Garis mengotak terlihat di seluruh bodi Serena. Sempat vakum, generasi ketiga tidak masuk resmi ke Indonesia. Baru di 2012 kembali mengaspal di tanah air.

Kini varian terbarunya kembali meluncur, All New Serena. Memiliki tampang yang lebih segar, tapi masih mengadaptasi garis desain yang mirip dari generasi sebelumnya. Tidak hanya itu, basis mesin MR20 pun masih dipertahankan. Lantas apa saja yang baru darinya?

Interior & Fitur

Bagian interior ternyata berubah total. Terlihat dari penggunaan lingkar kemudi tiga palang, yang justru memberikan kesan sporty. Lalu desain dashboard hingga konsol tengah, juga turut berubah. Aura modern lebih terasa pada kabinnya. Beberapa hal tetap dipertahankan seperti jok tengah captain seat, moon roof dan monitor 11 inci di plafon.

Bukan hanya auranya, sistem elektronik yang menunjang fasilitas mengemudi juga modern. Pada dashboard, tertanam head unit layar sentuh untuk mengendalikan sistem multimedia. Tentunya ia dapat terkoneksi dengan gawai Anda. Sistem ini juga terintegrasi dengan tombol-tombol yang ada di lingkar kemudi. Setelah itu, tepat di atasnya terpasang sebuah layar untuk menampilkan Nissan Intelligent Mobility. Gunanya untuk memberikan pandangan jelas (360 derajat) pada sekeliling mobil. Berguna sekali saat memarkirkan kendaraan di ruang sempit. Ditambah lagi kehadiran MOD (Moving Object Detector), yang memberi tahu saat sesuatu bergerak di belakang mobil. Untuk urusan sumber listrik, tak perlu khawatir karena tersedia 7 slot usb tersebar di setiap baris.

Menduduki joknya, langsung terasa visibilitas yang tinggi. Semua berkat desain kaca Serena yang besar di setiap sisinya. Alhasil, blind spot terminimalisir. Selain itu, sudut pandang penumpang yang luas berdampak pada rasa kenyamanan juga.

Untuk kepraktisan, model pintu geser masih diandalkan. Tapi bukan itu yang menarik. Kini membukanya cukup dengan mengayunkan satu kaki ke kolong pintu. Fitur ini membantu Anda jika sedang menggenggam banyak bawaan. Bagian pintu bagasi terbagi menjadi dua. Mengingat pintu buritannya besar, maka bisa dibuka separuh hingga bagian kaca. Saat berada di lahan parkir yang sempit, akses ini sangat berguna. Lalu pada jok baris kedua, dapat dimajukan atau dimundurkan dengan travel yang sangat panjang. Fungsinya membuat ruang kaki lega di salah satu baris. Terakhir ada meja kecil di bagasi. Biasanya digunakan untuk piknik saat melakukan perjalanan jauh.

Eksterior

Yang paling menarik, kedua varian dihadirkan dengan pilihan kelir two-tone. Dari mulai pilar A hingga pilar D, serta seluruh atap berwarna hitam. Sedangkan bagian bawah memiliki pilihan kelir putih atau merah. Kombinasi warna seperti ini, belum pernah dilakukan oleh MPV medium Jepang. Di Indonesia, mungkin hanya VW Caravelle yang memberikan kombinasi kelir itu. Untungnya tidak mengganggu estetika mobil, karena terkadang kosmetik mobil Eropa yang diadaptasikan pada mobil Jepang membuahkan kesan “maksa”. Tapi tidak pada Serena, ia terlihat cantik dengan itu.

Ternyata bagian depan sangat berbeda. Penggunaaan headlamp bertingkat menjadikannya lebih menarik. Rupanya jadi seperti Elgrand yang merupakan MPV mewah Nissan. Strategi ini cukup mengingatkan Voxy yang mengadaptasi desain Vellfire. Teknologi pencahayaan juga sudah menggunakan LED (Tipe Highway Star). Untuk desain grille kini menerapkan V-Motion ala Nissan. Makanya terbentuk lekukan huruf V yang memanjang hingga ke bagian bemper.

Bagian samping mobil, sebetulnya paling terlihat menyisakan desain sebelumnya. Garis yang melandai ke depan dari kaca belakang ke arah pilar A, sangat khas. Mungkin karena atap dan pilar diberi kelir hitam maka rasanya desain samping berubah total. Untuk di bagian belakang, tidak lagi menggunakan stoplamp yang memanjang hingga atap. Ia memiliki desain baru dengan model yang jauh lebih manis. Tentu dengan LED sebagai sumber cahayanya.

Total dimensi (P x L x T) 4770 x 1740 x 1865 mm. Angka ini adalah ukuran varian Highway Star. Pada X-Grade, terdapat selisih sedikit atas panjang dan lebarnya. Hal itu disebabkan oleh penggunaan body kit yang lebih menggembung pada tipe tertinggi itu. Untuk jarak tertinggi ke tanah keduanya berada di angka 160mm.

Mesin & Konsumsi BBM

Mengangkat mesin berkode MR20, artinya masih sama dengan generasi sebelumnya. Pun pada peranti mekanik di dalamnya. Berkapasitas bersih 1997cc empat silinder, ia mampu menyemburkan tenaga sebesar 150 PS di 6.000 rpm dan torsi 199 Nm di 4.400 rpm.

Tenaga sebesar itu sama persis dengan yang dihasilkan Voxy sebagai pesaingnya. Tapi tidak pada torsi. Serena memiliki tenaga dorong yang jauh lebih kuat bahkan sudah bisa dicapai pada putaran rendah. Hal ini menjadi nilai lebih saat harus mempertimbangkan kedua mobil. Sedangkan seluruh tenaga itu, disalurkan dengan transmisi CVT yang efisien terhadap penggunaan konsumsi BBM.

Pengereman

Sistem pengereman sudah disenjatai oleh empat cakram dengan lubang ventilasi. Sensor ABS (Anti-Lock Brake System), EBD (Electronic Brake Distribution), dan BA (Brake Assist) juga sudah menjadi standar di seluruh varian. Untuk urusan ini rasanya tidak ada yang kurang, semua peranti keamanan rem sudah lengkap bagi mobil sekelasnya.

PROMO DAIHATSU TERBARU DAIHATSU di serang 2020

Nissan serang selalu menyajikan promo-promo terbaru yang menarik untuk anda di wilayah serang

Best Car IN JAWA

Best Car IN JAWA

Jual Mobil Toyota Termurah Terlaris Seiring berkembangnya, zaman kini banyak produsen mobil yang terus berinovasi menciptakan mobil dari berba

Selengkapnya

All New Livina

All New Livina

All New Livina, Nissan Motor Indonesia (NMI) menyebut produk baru mereka dengan All New Livina. Imbuhan kata Grand dihilangkan. Sedikit janggal, kar

Selengkapnya